JANUARI 2014

Pada hari rabu, 8 Januari 2014 tim 1000foundation telah mendatangi sekolah Annur Prima yang terletak di daerah pasar 6 Martubung. Di sekolah tersebut ada dua orang siswa yang menjadi fokus tim 1000foundation. Keduanya adalah Rika Ayunda SP dan Sahlan Daud.


Deskripsi sekolah Annur Prima


Sekolah Annur prima adalah sekolah yang didirikan atas dana pribadi dan swadaya masyarakat. Awalnya sekolah ini hanya diperuntukkan untuk tingkat Taman Kanak-kanak (TK) yang sudah berdiri sejak 17 tahun yang lalu. Kemudian seiiring berjalannya waktu, sekolah ini berkembang sampai tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Untuk tingkat SMP baru berdiri 2 tahun yang lalu. Kondisi sekolah masih minim fasilitas. Untuk perpustakaan masih bekas dapur rumah salah satu warga yang dibeli oleh pemilik/pengurus sekolah. Untuk ruangan kelas, beberapa masih menyatu dengan ruangan lain yang hanya dipisahkan dengan sekat2 lemari buku dan triplek. Sehingga untuk kondisi belajar mengajar maupun aktivitas tata usaha sekolah tidak kondusif.


Deskripsi siswa


1.  Rika Ayunda SP


    Rika dikenal sebagai siswa yang berprestasi dan memiliki banyak potensi. Semangatnya untuk melanjutkan sekolah sangatlah besar. Hal yang menghambat  rika dalam melanjutkan sekolah adalah keluarga. Rika merupakan salah satu keluarga broken home dimana ayah dan ibu nya sudah berpisah dan selama ini rika tinggal bersama ayah angkatnya. Karena kasus perpisahan orang tuanya, rika menjadi rebutan untuk hak asuhnya. Dan akhirnya rika memilih untuk tinggal bersama auah angkatnya, namun rika tetap menjalin hubungan baik dengan kedua orang tuanya dengan secara bergantian mengunjungi orang tuanya dengan pintar-pintar membagi waktu juga dengan sekolah. Ibu rika seorang bidan pengantin dan ayahnya hanya pekerja biasa.  Selain masalah keluarga, rika juga mengalami permasalahan ekonomi sehingga ia memiliki tunggakan biaya untuk sekolahnya. 


Dari pengurus sekolah, tim mendapatkan rincian tunggakan biaya sekolah yang harus dilunasi sebesar Rp 1.815.000 yang rinciannya sebagai berikut :


-  Spp kelas 7 selama 4 bulan (maret-Juni 2013) :  Rp 125.000 x 4 = Rp  500.000


-  Spp Kelas 8 selama 3 bulan ( Oktober-desember ) : Rp 75.000 x 3 = Rp 225.000


-  Uang buku selama kelas 7  : Rp 128.500


-  Uang buku selama kelas 8 : Rp 446.500


-  Biaya Tahunan : Rp 515.000


Dari info yang didapat para guru, rika sempat minta izin untuk cuti sekolah  selama 2 tahun agar bisa mencari uang demi melunasi tunggakan biaya sekolahnya. Dari pihak sekolah, memberikan keringanan untuk memberikan kesempatan kepada rika untuk menjaga koperasi sekolah selama jam istirahat sekolah. Hasil uang menjaganya, dipotong untuk melunasi tunggakannya. Jadi rika diharap tetap melanjutkan sekolahnya. Pada saat tim datang ke sekolah, rika tidak bisa hadir karena ayah angkat yang selama ini mengasuhnya meninggal dunia. Jadi tim belum sempat jumpa dengan rika.


2.  Sahlan Daud


    Sahlan  tidak memiliki potensi yang besar seperti rika. Namun, latar belakang keluarganya sama seperti rika. Orang tua sahlan sudah berpisah dan kedua orang tuanya tidak memperdulikan sahlan. Sehingga biaya pendidikan sahlan pun tidak bisa ditanggulangi. Selama ini sahlan tinggal bersama abangnya yang sudah menikah. Karena tinggal dengan abang yang sudah menikah, sahlan merasa tidak bisa meminta banyak bahkan segan. Untuk makan juga dy segan , sehingga terkadang sahlan tidak makan. Karena kondisi itu  sahlan mengalami kekurangan nutrisi yang menyebabkan dia kurang menyerap pelajaran. Karena kekurangan nutrisi tersebut dan banyaknya aktivitas yang ada di sekolah, karena sekolah dari pagi sampai sore terkadang sahlan mengalami gejala sakit kuning. Hal ini disebabkan karena sahlan tidak pernah membawa bontot ke sekolah dikarenakan tidak ada yang memasak di rumah. Terkadang, kawan2 sahlan berbaik hati memberikan sahlan makanan. Untuk mengurangi tunggakan, sahlan pernah bekerja di bengkel temannya dengan pen       gahsilan rata-rata Rp 30.000/hari dan hanya dilakukan tiap hari minggu. Namun, hal itu tidak lagi dilakukannya. Walaupun banyak kendala yang dihadapi sahlan, dia tetap bersemangat untuk bersekolah. 


Namun sahlan memiliki tunggakan biaya sekolah sebesar Rp 1.580.000 dengan rincian sebagai berikut :


-   Spp kelas 7 selama 3 bulan ( april – juni 2013) : Rp 125.000 x 3 = Rp 375.000


-   Spp kelas 8 selama 5 bulan ( agustus – desember) 2014 : Rp 75.000 x 5 = 375.000


-   Uang buku kelas 8 : Rp 451.000


-   Biaya tahunan sekolah : Rp 415.000


Untuk diketahui, untuk biaya sekolah kelas 7 sebesar Rp 125.000 ( uang sekolah pertama), karena baru pertama dibuka SMP maka uang sekolah sebesar biaya diatas. Namun, karena banyak para orang tua menanyakan hal tersebut dan melihat situasi siswa maka dari hasil rapat, pengurus menurunkan uang sekolah sebesar Rp 75.000. sedangkan keterangan untuk biaya tahunan, itu dipergunakan untuk uang ujian, uang rapot (yang dibagi menjadi rapot bulanan, rapot 3 bulanan, dan rapot semesteran) dan biaya adminitrasi lainnya selama setahun.


Tapi ternyata biaya tersebut cuma dihitung sampai bulan Desember saja, bukan sampai bulan Juni. Sedangkan program kita adalah memberikan beasiswa pendidikan selama setahun penuh. Oleh karena itu dilakukan perhitungan ulang yang mencakup semua biaya siswa selama setahun.  Jadi total sumbangan yang kita keluarkan apda bulan ini yaitu sebesar Rp. 4.423.000. Terima kasih sahabat, semoga kemurahan hati kita senantiasa dibalas olehNya. Aamiin :)


Pemberian Beasiswa Januari 2014


pemberian beasiswa Januari 2014


pemberian beasiswa Januari 2014pemberian beasiswa Januari 2014

JOIN US

Lets Join and Make More Kids Happy


Daftarkan diri kamu, dan dapatkan informasi terbaru serta kegiatan 1000Foundation

SIGN UP

SIGN UP

berlangganan newsletter